Puisi TEMARAM (Terdiam dan Tenggelam)
TEMARAM
(Terdiam dan Tenggelam)
Aku termakan
kata-kata ku sendiri
Tak tahu
mahu berkata apa
Aku aktif
ketika kau tidak didepan ku
Tapi ciut
pas ada di depan mu
Ya..
ini aku si pengecut...
Malu
tapi mau...
Tak
tau tapi sok tau...
Aku
hanya mencoba membuatmu percaya akan kejujuran ku
Tapi entah hati menginterfensi pikiran, atau pikiran ku yang menginterfensi hati
Tapi entah hati menginterfensi pikiran, atau pikiran ku yang menginterfensi hati
Jujur, aku
terlalu berhati-hati dengan hati ini...
Karena aku
trauma akan interfensi dari dua sisi
Aku hanya
bisa berdo’a semoga kau baik-baik saja
Dalam do’a
dan sujud ku kepada tuhan mu hanya yang tau
Aku berharap
kau mendo’akan ku juga...

Komentar