SEWINDU (Sewaktu Semesta Merindu)

Hanya kaulah didalam pikiran ku
Racun otak yang selau terngiang saat aku memandang mu
Kau bagaika candu. Seolah ingin selelalu didekat mu
Walau kini telah berbeda...
Seakan-akan semesta tak seasri dulu kala
Enta aku yang bosan melihat keindahan mu
Atau kau yang bosan melihat ketampanan ku
Alam berbicara. Aku bukan penyebabnya
Akan tetapi ulah dari antara kalian jua
Yang tak pernah akur. Yang tak saling tegur
Pada awalnya aku sebagai penyejuk
Kini harus terpuruk
Siapa yang harus disalahkan...
Tahta, harta, atau negara..?
Kau yang kurindu tak seasri yang dulu
Entah aku yang mengotori mu
Atau ada yang merusak mu dengan tangan penuh dengan intervensi dan doktrin yang tidak baik?
Aku sedih apa bila kau sebagai poros waktu disemesta ku hilang begitu saja
Dengan membawa kompas kenangan yang penuh dengan tawa, rasa, cinta yang berujung pada luka dan duka.

Komentar